Materi

Batasan Pengertian PIK Remaja

Pusat Informasi dan Konseling Remaja

  1. Kependudukan adalah hal ihwal yang berkaitan dengan jumlah, struktur pertumbuhan, persebaran, mobilitas, penyebaran, kualitas, dan kondisi kesejahteraan yang menyangkut politik,ekonomi, sosial budaya, agama, serta lingkungan penduduk setempat.
  2. Keluarga Berencana (KB) adalah upaya mengatur kelahiran anak, jarak, dan usia ideal melahirkan, mengatur kehamilan, melalui promosi perlindungan dan bantuan sesuai dengan hak reproduksi untuk mewujudkan keluarga yang berkualitas.
  3. Ketahanan dan Kesejahteraan Keluarga adalah kondisi keluarga yang memiliki keuletan dan ketangguhan, serta mengandung kemampuan fisik materil, guna hidup mandiri dan mengembangkan diri dan keluarganya untuk hidup harmonis dalam meningkatkan kesejahteraan, lebahagiaan lahir dan batin.
  4. Keluarga adalah unit terkecil dalam masyarakat yang terdiri dari suami dan istri, atau suami istri dan anaknya atau ayah dan anaknya atau ibu dan anaknya.
  5. Program Generasi Berencana (GenRe) adalah suatu program yang dikembangkan dalam rangka penyiapan kehidupan bekeluarga bagi remaja/mahasiswa yang
    diarahkan untuk mencapai Tegar Remaja.
  6. Generasi Berencana (GenRe) adalah remaja/mahasiswa yang mampu melangsungkan jenjang pendidikan secara terencana serta menikah dengan penuh perencanaan sesuai siklus kesehatan reproduksi dalam rangka penyiapan kehidupan berkeluarga.
  7. Pusat Informasi dan konseling Remaja/Mahasiswa (PIK R/M) adalah suatu wadah kegiatan program GenRe dalam rangka penyiapan kehidupan berkeluarga bagi remaja/mahasiswa yang dikelola dari, oleh dan untuk remaja/mahasiswa guna memberikan pelayanan informasi dan konseling tentang perencanaan kehidupan berkeluarga bagi remaja/ mahasiswa serta kegiatan-kegiatan penunjang lainnya.
  8. Tegar Remaja/Mahasiswa adalah remaja/mahasiswa yang berperilaku sehat, terhindari dari resiko TRIAD KRR (seksualitas, Napza, HIV dan AIDS), menunda usia pernikahan, mempunyai perencanaan kehidupan berkeluarga untuk mewujudkan Keluarga Kecil Bahagia Sejahtera serta menjadi contoh, model, idola, dan sumber
    informasi bagi teman sebayanya.
  9. Kesehatan Reproduksi Remaja adalah suatu kondisi sehat yang menyangkut sistem, fungsi dan proses reproduksi yang dimiliki oleh remaja. Pengertian sehat disini tidak semata-mata berarti bebas dari penyakit atau bebas dari kecacatan, namun juga sehat secara mental serta sosial kultural.
  10. Pendewasaan Usia Perkawinan (PUP) adalah upaya untuk meningkatkan usia kawin pertama saat mencapai usia minimal 21 tahun untuk perempuan dan 25 tahun untuk laki-laki.
  11. TRIAD KRR adalah tiga resiko yang dihadapi oleh remaja/mahasiswa, yaitu resiko-resiko yang berkaitan dengan Seksualitas, Napza, HIV dan AIDS.
  12. Seksualitas adalah segala sesuatu yang menyangkut hidup manusia sebagai makhluk seksual, yaitu emosi, perasaan, kepribadian, sikap yang berkaitan dengan perilaku seksual, hubungan seksual dan orientasi seksual.
  13. HIV adalah singkatan dari Human Immunodeficiency Virus, yaitu virus yang melemahkan sistem ketebalan tubuh manusia.
  14. AIDS adalah singkatan dari Acquired Immuno Deficiency Syndrome, yaitu sekumpulan gejala yang timbul akibat melemahnya sistem kekebalan tubuh, karena terinfeksi virus HIV.
  15. NAPZA adalah singkatan dari Narkotika, Alkohol, Psikotropika dan Zat Adiktif lainnya, yaitu zat-zat kimiawi yang dimasukkan kedalam tubuh manusia baik secara oral (melalui mulut), dihirup (melalui hidung) atau disuntik yang menimbulkan efek tertentu terhadap fisik, mental dan ketergantungan.
  16. Keterampilan Hidup (Life Skills) adalah pendidikan non formal yang berkaitan dengan keterampilan fisik, keterampilan metal, keterampilan emosional, keterampilan spiritual, keterampilan kejujuran dan keterampilan menghadapi kesulitan.
  17. Remaja adalah Orang Muda (Young People) yaitu penduduk usia 10-24 tahun dan belum menikah (BKKBN).
  18. Mahasiswa adalah peserta didik yang terdaftar dan belajar di perguruan tinggi tertentu (PP RI Nomor : 30 tahun 1990). Mahasiswa sebagai sasaran progam GenRe adalah mahasiswa yang belum menikah dan berusia tidak lebih dari 24 tahun.
  19. Pembina Program GenRe adalah pimpinan daerah (Gubernur, Bupati/Walikota, Camat, Kepala Desa/Lurah),  pimpinan institusi pendidikan (Rektor/Direktur, Dekan, Kepala Sekolah, Pimpinan Ponses), Mitra Kerja (LSM, LSOM, Organisasi Masyarakat, Organisasi Kepemudaan, Organisasi Keagamaan), TOGA dan TOMA.
  20. Pengelola Program GenRe adalah penjabat struktural dan fungsional mulai dari Tingkat Pusat yaitu Deputi KSPK, Bina Ketahanan Remaja;Tingkat Provinsi yaitu Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi, Kabid KSPK, Kasubid Bina ketahanan Remaja;Tingkat Kabupaten dan Kota yaitu Kepala SKPD KB, Eselon III dan Eselon IV yang menangani program Keluarga Berencana/Keluarga sejahtera; Tingkat Kecamatan yaitu KUPTD/PPLKB/Kordinator Lapangan PLKB/PKB; serta pada tingkat desa dan kelurahan yaitu PLKB/PKB yang secara fungsional bertanggungjawab terhadap pengelolaan progeram GenRe yaitu pengelolan Bina Keluarga Remaja(BKR) dan pengelolaan PIK/R/M.
  21. Pengelolan PIK Remaja/mahasiswa adalah remaja/ mahasiswa berusia maksimal 24 tahun, belum menikah dan punya komitmen dalam mengelola dan melaksanakan PIK Remaja/mahasiswa terdiri dari ketua, Sekretaris, Bendahara, dan ketua bidang. Pengelola PIK R/M bisa dari Pendidik Sebaya maupun Konselor Sebaya.
  22. Mitra Kerja Program GenRe adalah stake holders baik pemerintah atau organisasi kemasyarakan yang dapat mendukung Program GenRe seperti Dinas Kesehatan, Puskesmas dan lain lain.
  23. Komite Sekolah adalah badan mandiri yang mewadahi peran serta masyarakat dalam rangka meningkatkan mutu, pemerataan, dan efesiensi pengelolaan pendidikan di satuan pendidikan, baik pada pendidikan pra sekolah, jalur pendidikan sekolah maupun jalur pendidikan di luar sekola.
  24. Pendidik Sebaya (PS) adalah remaja/mahasiswa yang secara fungsional mempunyai komitmen dan motivasi yang tinggi, sebagai nara sumber bagi kelompok remaja/ mahasiswa sebayanya, telah mengikuti pelatihan/orientasi Pendidik Sebaya atau yang belum dilatih dengan mempergunakan Paduan Kurikurum dan Modul Pelatihan yang telah disusun oleh BKKBN,serta bertanggung Jawab kepada ketua PIK R/M.
  25. Konselor Sebaya (KS) adalah Pendidikan Sebaya yang secara fungsional punya komitmen dan motivasi yang tinggi untuk memberikan konseling bagi kelompok remaja/ mahasiswa sebayanya,telah mengikuti pelatihan/orentasi konseling atau yang belum dilatih dengan mempergunakan Panduan kurikulum dan Modul pelatihan  yang telah disusun oleh BKKBN,serta bertanggung jawab kepada ketua PIK R/M.
  26. Gender adalah pandangan masyarakat tentang perbedaan peran,fungsi dan tanggung jawab antara laki laki dan perempuan yang merupakan hasil konstruksi sosial serta dapat berubah sesuai dengan perkembangan jaman.
  27. Advokasi adalah aksi srategis yang ditunjukan untuk menciptakan kebijakan publik yang bermanfaat bagi masyarakat atau mencegah munculnya kebijakan yang diperkirakan merugikan masyarakat .
  28. KIE adalah kebijakan penyampaian informasi untuk meningkatkan pengetahuan, sikap, dan perilaku individu, keluarga dan masyarakat dalam program Kependudukan
    dan Keluarga Berencana.
  29. Visi adalah cara pandang yang jauh kedepan tentang tujuan-tujuan dan apa yang harus dilakukan untuk mencapai tujuan organisasi. Visi adalah cara pandangan jauh kedepan kemana organisasi harus dibawa agar dapat eksis,antisipasif dan inovative.visi adalah suatu gambaran yang menantang tentang keadaan masa depan yang dinginkan oleh organisasi.
  30. Misi adalah cara-cara untuk mencapai tujuan suatu organisasi. Misi adalah Merupakan pernyataan yang menetapkan tujuan organisasi dan sasaran yang ingin dicapai.Misi adalah sesuatu yang harus dilaksanakan oleh organisasi agar tujuan organisasi dapat terlaksana dan berhasil dengan baik.
Tags
Show More

Pikremaja Formasi

GenRe | Generasi Berencana Saatnya yang Muda yang Berencana Berdakwah tidak harus di mesjid, tetapi depan para Remaja adalah dakwah Paling Besar

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Hubungi Kami disini
Close
%d blogger menyukai ini: