PANDANGAN TERHADAP PENDEWASAAN USIA PERKAWINAN

PANDANGAN TERHADAP PENDEWASAAN USIA PERKAWINAN

 

Perkawinan adalah sunnatulloh , hukum alam di dunia. Perkawinan dilakukan oleh manusia, hewan bahkan oleh tumbuh-tumbuhan. Dan dari sana nya, skenario Alloh semua makhluk itu hidup berpasang-pasangan sejak Alloh swt menciptakannya, dan semuanya saling membutuhkan satu sama lain.

Sebagaimana firman Alloh QS (78) An-Naba ayat 8

WA KHOLAQNAAKUM AZWAAJAA

“Dan Kami menciptakan kamu berpasang-pasangan”.

Tapi perlu diingat semua itu ada waktu dan masanya, apalagi perkawinan. Agama islam memberikan batasan yang jelas seseorang dianggap matang, dewasa dan mampu memasuki jenjang pernikahan. Karena nikah itu ibadah yang sakral, bukan untuk main-main. Bahkan mungkin bagi kebanyakan orang hanya mengalami sekali seumur hidup.

Sebagaimana firman Alloh QS (4) An-Nisa ayat 6

WABTALUL YATAAMAA HATTAA IDZAA BALGHUN NIKAAH…

“Dan ujilah anak yatim itu sampai mereka cukup umur untuk kawin…”.

Dalam sebuah hadits Shohih riwayat Imam Bukhari dan Muslim, Nabi Muhammad saw bersabda:

“YAA MA’SYAROS SYABAABI MANISTATHOO’A MINKUMUL BAA’ATA FALYATAJAWWAZ FAINNAHUU AGHODDHU LIL BASHOORI, WA AHSHONU LIL FARJI . WA MAN LAM YASTATI’ FA ‘ALAIHI BISSHOUMI FAINNAHUU LAHU WIJAAUN”.

“Wahai para pemuda, barangsiapa yang telah mampu untuk menikah, maka menikahlah kalian? karena menikah lebih menundukkan pandangan dan lebih menjaga kehormatan. Dan barangsiapa yang belum mampu, maka hendaklah dia berpuasa, karena puasa akan menjadi perisai baginaya”.

Istilah ISTITHOO’AH atau mampu dalam hadits Nabi di atas maknanya adalah;

Baca Juga  Cyber Bullying di Sosial Media

1. Dewasa atau matang dalam usia.

Dalam UU No. 16 tahun 2019 sebagai perubahan atas UU No. 1 tahun 1974 tentang perkawinan dinyatakan dalam pasal 7 ayat 1

“Perkawinan hanya diizinkan apabila pria dan wanita sudah mencapai umur 19 (Sembilan belas) tahun”.

Usia yang dicantumkan di UU adalah usia minimal, yaitu umur 19 tahun. Sebetulnya semakin dewasa itu lebih baik. Seperti yang kita tahu tentang pasangan usia subur.

2. Mampu secara ekonomi

Perlu diingat, Perkawinan bukan hanya sekedar pemenuhan hajat seksual saja, tetapi disana ada kewajiban pemenuhan nafkah, untuk membiayai keluarga, sehingga biduk rumah tangga akan selalu berjalan dengan stabil apabila kebutuhan sandang, pangan dan papan nya terpenuhi

Baca Juga  Pelantikan PIK Remaja Formasi Kabupaten Bandung Barat Periode 2019-2022

3. Kesehatan kedua pasangan terjaga

Secara logika, mana mungkin pasangan suami istri bisa mendapatkan turunan yang baik dan sehat, apabila pasangan suami-istrinya saja lemah dan banyak bermasalah kesehatannya.

Alloh swt mengingatkan kita dalam QS (4) An-Nisaa ayat 9

“Dan hendaklah takut (kepada Alloh) orang-orang yang sekiranya mereka meninggalkan keturunan yang lemah dibelakang mereka…”.

4. Mampu secara mental/psikologi

Perkawinan adalah menyatukan dua insan yang berbeda segala-galanya; beda karakter masing-masing, beda latar belakang keluarga, beda adat-istiadat, beda didikan dan tingkat keilmuan, beda lingkungan dimana keduanya dibesarkan dan perbedaan yang masih banyak lagi. Dalam Perkawinan itulah keduanya diuji kesiapan secara mental. Apabila mental keduanya sudah kuat maka rumah tangga akan berjalan dengan baik, meski banyak perbedaan. Tapi ababila mental keduanya belum siap dan masih rapuh dikhawatirkan biduk rumah tangga tidak akan kuat menahan badai kehidupan, bahkan akan mudah hancur berkeping-keping yang berujung dengan perceraian.

Baca Juga  Lebaran Tahun Ini Masih Sendiri ? Tenang ! Pernikahan Bukanlah Ajang Kompetisi Part 3

Sekarang perlu kita pikirkan juga dampak negative apabila terjadi pernikahan dini di bawah umur dan kedua pasangan belum dewasa. Hal itu sangatlah beresiko menurut kesehatan apalagi jika hamil di usia muda, dikarenakan;

a. Emosi yang belum stabil

b. Kekhawatiran terjadi kelahiran premature

c. Terjadi pendarahan dan infeksi

d. Kadang proses melahirkan lebih sulit.

Itulah beberapa hal yang perlu diperhatikan tentang PENDEWASAAN USIA PERKAWINAN. Mari kita ingatkan keluarga kita, saudara-saudara kita, juga sesama muslim tentang pesan-pesan agama yang berkaitan dengan PENDEWASAAN USIA PERKAWINAN.

Wassalaamu alaikum warohmatulloohi wa barokaatuh.

Oleh : Rukman Heryana

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan. Required fields are marked *

logo pik remaja Formasi bandung barat

FORMASI FRESH KBB adalah Forum Remaja Sehat Ideal yang memiliki visi untuk mewujudkan Remaja yang FRESH : Future, Role model, Education, Smart, Humanity.

Copyright @ Forum Pik Remaja Formasi Kabupaten Bandung Barat