Stunting Menurut Gilang Duta Genre

Stunting Menurut Gilang Duta Genre

Stunting adalah masalah kurang gizi kronis yang disebabkan oleh kurangnya asupan gizi dalam waktu yang cukup lama, sehingga mengakibatkan gangguan pertumbuhan pada anak yakni tinggi badan anak lebih rendah atau pendek (kerdil) dari standar usianya.

Penyebab Stunting Bagi Anak:

  1. Kurang asupan gizi selama hamil

WHO sebagai Badan Kesehatan Dunia, menyatakan bahwa sekitar 20 persen kejadian stunting sudah terjadi saat bayi masih berada di dalam kandungan.

Hal ini disebabkan oleh asupan ibu selama hamil yang kurang bergizi dan berkualitas sehingga nutrisi yang diterima janin cenderung sedikit.

Akhirnya, pertumbuhan di dalam kandungan mulai terhambat dan terus berlanjut setelah kelahiran.

  1. Kebutuhan gizi anak tidak tercukupi
Baca Juga  program The biggest event Road to school PIK - REMAJA KECAMATAN CIHAMPELAS

Selain itu, kondisi ini juga bisa terjadi akibat makanan balita saat masih di bawah usia 2 tahun yang tidak tercukupi. Entah posisi menyusui yang kurang tepat, tidak diberikan ASI eksklusif, ataupun MPASI (makanan pendamping ASI) yang diberikan kurang mengandung zat gizi yang berkualitas.

beberapa faktor lain yang menyebabkan stunting pada anak, yaitu:

  1. Kurangnya pengetahuan ibu mengenai gizi sebelum hamil, saat hamil, dan setelah melahirkan.
  2. Terbatasnya akses pelayanan kesehatan, termasuk layanan kehamilan dan postnatal(setelah melahirkan).
  3. Kurangnya akses air bersih dan sanitasi.
  4. Masih kurangnya akses makanan bergizi karena tergolong mahal.

Penanganan stunting bagi anak:

Untuk bayi yang diberi ASI

  • Umur 6-8 bulan: 2 kali per hari atau lebih
  • Umur 9-23 bulan: 3 kali per hari atau lebih
Baca Juga  SENIN / 9 Maret 2020. NGOFI (Ngobrol bareng Formasi) bersama Kang Rian Firmansyah, S.Pd selaku anggota DPR-RI Komisi X

Sementara itu untuk bayi yang tidak diberi ASI usia 6-23 bulan yaitu 4 kali per hari atau lebih. Bukan itu saja, ketersediaan pangan di masing-masing keluarga turut berperan dalam mengatasi stunting.

Cara mencegah stunting:

  1. Pemantauan kesehatan secara optimal beserta penanganannya, pada 1.000 hari pertama kehidupan bayi.
  1. Pemeriksaan kehamilan atau ante natal care (ANC) secara rutin dan berkala.
  2. Melakukan proses persalinan di fasilitas kesehatan terdekat, seperti dokter, bidan, maupun puskesmas.
  3. Memberikan makanan tinggi kalori, protein, serta mikronutrien untuk bayi (TKPM).
  4. Melakukan deteksi penyakit menular dan tidak menular sejak dini.
  5. Memberantas kemungkinan anak terserang cacingan.
  6. Melakukan pemberian ASI eksklusif selama 6 bulan penuh.

Tinggalkan Balasan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan. Required fields are marked *

logo pik remaja Formasi bandung barat

FORMASI FRESH KBB adalah Forum Remaja Sehat Ideal yang memiliki visi untuk mewujudkan Remaja yang FRESH : Future, Role model, Education, Smart, Humanity.

Copyright @ Forum Pik Remaja Formasi Kabupaten Bandung Barat